Atur Cara
3 – 4 Jun 2026 | Wisma Dewan Bahasa dan Pustaka, Kuala Lumpur
Hari Pertama (3 Jun 2026, Rabu)
Minum Pagi
YB Fadhlina Sidek
Menteri Pendidikan (Mewakili YAB Perdana Menteri)
Prof. Dr. Goh Sang Seong
(Ahli Lembaga Pengelola DBP)
Yth. Bapak Dr. Nasruddin Djoko Surjono
(Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi DKI Jakarta)
Prof. Dr. Andi Ima Kesuma
(Universitas Negeri Makassar, Indonesia)
“Memori Kolektif Diaspora Bugis dalam Era Kecerdasan Buatan: Dari Tradisi ke Perpustakaan Digital”
1. Khairulbahiyah Yaakub (Universiti Teknologi Malaysia)
“Evolusi Perpustakaan sebagai Ekosistem Ilmu : Memacu Transformasi Digital, Budaya Ilmu dan Sains Terbuka”
2. Margareta Aulia Rachman (Universitas Indonesia)
“Placemaking dalam Transformasi Perpustakaan Umum sebagai Ekosistem Ilmu Pengetahuan: Studi Integrasi GLAM di Pusat Dokumen Sastra (PDS) H.B. Jassin”
3. Firdausiah binti Ahamad (Universiti Pendidikan Sultan Idris)
“Evolusi Perpustakaan Era Digital: Membentuk Ekosistem Ilmu ke Arah Kelestarian Pembelajaran Sepanjang Hayat”
Sidang 2: Inovasi Penerbitan dan Ilmu dalam Ekosistem Kecerdasan Buatan (AI)
1. Prof. Ts. Dr. Maslin Binti Masrom (Universiti Teknologi Malaysia)
“Kecerdasan Buatan dalam Kepustakaan dan Terjemahan Berteraskan Nilai Kemanusiaan dan Keseimbangan Teknologi”
2. Puguh Dwi Kuncoro (Indonesia)
“Penilaian Kualitas Buku di Era Kecerdasan Buatan: Pergeseran Standar Kurasi Penerbit dalam Produksi Pengetahuan”
3. Prof. Madya Dr. Rohayanti binti Hassan (Universiti Teknologi Malaysia)
“Analisis Sentimen Teks Campuran Melayu-Inggeris: Mampukah AI Menggantikan Anotasi Manusia”
4. Dr. Nasiibah Binti Ramli (Universiti Teknologi Malaysia)
“Kepustakaan dan Terjemahan dalam Era Kecerdasan Buatan: Memperkasa Kebitaraan Ilmu melalui Keseimbangan Inovasi dan Perlindungan Hak Cipta”
Hari Kedua (4 Jun 2026, Khamis)
8.00 pagi
8.30 pagi
Pendaftaran Peserta
Sidang 3: Pemerkasaan Karya Agung Sebagai Teras Pemikiran Insani
1. Dr. Ng Siaw Hung (Institute of ASEAN, Guangxi Minzu University, China)
“Etika Naratif dan Pedagogi Sufi dalam Hikayat Bayan Budiman”
2. Ni Nyoman Ayu Suciartini (Indonesia)
“Seni Tutur Sastra Serumpun: Pengembangan Media Sastra Anak Berbasis Animasi Clay A”
3. Neng Lilis Suryani (Indonesia)
“Envisioning the Perfection of Female Agency: The Synergy of Digital Humanities and Humanistic Thought in Literary Reinterpretation”
4. Dewi Kharisma Michellia (Dewan Kesenian Jakarta, Indonesia)
“Ruang Kota dan Budaya Jakarta dalam Bingkai Sastra: Pembacaan atas Pramoedya Ananta Toer, Firman Muntaco, Chairil Gibran Ramadhan, hingga Ratih Kumala”
1. Dr. Najamuddin, M.Hum (Universitas Negeri Makassar)
“Kecerdasan Buatan dan Rekonfigurasi Nilai Keagamaan: Pendekatan Sosiologi Agama”
2. Dr. Suraiya Chapakiya (Universiti Fatoni Thailand)
“Manfaat Kecerdasan Buatan (AI) dalam Memelihara dan Memajukan Bahasa Melayu dalam Kalangan Minoriti Melayu di Selatan Thailand Khususnya Memupuk Budaya Membaca dan Berkomunikasi dalam Bahasa Ibunda”
3. Prof. Madya Dr. Mohd Adham bin Isa (Universiti Teknologi Malaysia)
“Addressing Low-Resource Language Challenges Through Integrated Translation Architectures for English-to-Malay Machine Translation”
4. Prof. Dr. Hj. Hasmyati (Universitas Negeri Makasar)
“Olahraga Rakyat Dalam Pelastarian Cikal Bakal Budaya di Era AI”
1. Gladhys Elliona Syahutari (Indonesia)
“Menerjemahkan Selatan-Selatan: Refleksi Dekolonial dalam Proses Penerjemahan Sastra Portugis Brasil ke Bahasa Indonesia”
“Translating the South-South: Decolonial Reflections on the Process of Translating Brazilian Portuguese Literature into Indonesian”
2. Nurcahyo Yudi Hermawan (Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA)
“Popular Trends in Child Language Acquisition: A Bibliometric Study”
3. Siti Nur Aqidah binti Haji Md. Arshad (Dewan Bahasa dan Pustaka Brunei)
“Peranan Kecerdasan Buatan (AI) dalam Penterjemahan Buku Cerita Kanak-kanak: Antara Kecekapan, Kreativiti dan Kepekaan Budaya”
1. Dr. Ghazali Mohamed Fadzil (Persatuan Pustakawan Malaysia)
“Pembudayaan Budaya Membaca & Literasi Digital: Satu Pertembungan Sihat”
2. Dayu Rifanto (Indonesia)
“Literasi Keluarga dan Peran TBM dalam Penguatan Budaya Baca di Era Digital: Sebuah Studi Kasus di Kota Sorong”
3. Dr. Mohd Faizal bin Hamzah (Universiti Malaya)
“Perpustakaan Masa Hadapan: Integrasi Literasi Digital, AI dan Kelestarian Ilmu”
4. Herman Rothman (Lembaga Perpustakaan Negara (NLB), Singapura)
“Memupuk Budaya Membaca Menerusi Kelab Membaca dan Program Kerjasama”